
- Fadris CPLA Terpilih Sebagai Ketua Inisiator Asosiasi Sanggar Seni & Budaya Pessel (Dok. LAKAM DPD Pessel)
Painan: Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) DPD Pesisir Selatan mengundang seluruh Sanggar Seni & Budaya se-Kabupaten Pessel, untuk mendengar masalah yang dihadapi oleh masing masing Sanggar. Demikian keterangan Kepala Divisi Seni & Budaya LAKAM Pessel Fadris,CPLA, Minggu (11/01/2026).
Berdasarkan penuturan Ketua ketua Sanggar, mereka sangat kesulitan dalam hal pembiayaan dan Pembinaan, sehingga ada diantara ketua Sanggar yang mengatakan bahwa kami seperti “Karakok Tumbuh di Batu, Mati Sagan Hidup tak Mau” artinya sebagian besar Sanggar yang ada di Pessel banyak yang mati suri.
Maka oleh karena itu ketua LAKAM DPD Pessel dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes mengusulkan dibentuk Asosiasi Sanggar Seni & Budaya Pesisir Selatan, namun sebelumnya diawali dulu dengan pembentukan Inisiatornya. Seluruh peserta rapat menyetujui usulan tersebut.
Hasil musyawarah mufakat, disepakati Fadris,CPLA sebagai ketua Inisiatornya, Yaldi Manti Ahmad Dirajo sebagai Wakil Ketua, Sirmalunto sebagai Sekretaris, Aben Donal sebagai wakil sekretaris dan Lisdia Nareza sebagai Bendahara. Sedangkan yang lain sebagai anggota inisiator.
“Berdasarkan data sementara, ada 142 Sanggar di Kabupaten Pesisir Selatan dan 87 Sanggar diantaranya sudah punya akte notaris dan SK dari Kementerian Hukum & HAM. Jadi dengan terbentuknya Asosiasi Sanggar Seni & Budaya, maka seluruh Sanggar akan terbina dengan baik dan masalah pembiayaannya akan ada jalan keluarnya”, ujar ketua dr H Misri.
LAKAM DPD Pessel menghimbau agar seluruh Sanggar yang ada di Kabupaten Pessel segera bergabung menjadi Pengurus dan Anggota Asosiasi Sanggar ini. Sehingga akan ada pembinaan berkelanjutan dan masalah pembiayaan akan diatasi bersama. Bagi yang minat menjadi anggota/Pengurus silahkan menghubungi Fadris,CPLA (HP 082384440966).
“Menyikapi hasil rapat inisiator Asosiasi Sanggar ini, maka LAKAM DPD Pesisir Selatan akan segera menerbitkan Surat Keputusan kepada para inisiator, agar mereka segera menjalankan tugasnya untuk membentuk pengurus dan mendata anggota Asosiasi Sanggar”, ujar ketua dr H Misri.(Red)
