
Painan: Berdasarkan Surat Keputusan LAKAM DPD Pessel tentang Pembentukan Inisiator Asosiasi Sanggar Seni dan Budaya Pessel dan hasil konsultasi dengan bidang Kebudayaan Kabupaten Pessel, maka para inisiator sepakat untuk mengadakan musyawarah Daerah (MUSYDA) agar segera terbentuk kepengurusannya.
Hal ini disampaikan oleh ketua Inisiator Asosiasi Sanggar Seni dan Budaya Pesisir Selatan Fadris,CPLA, Minggu (15/02/2026) di Sekretariat LAKAM DPD Pesisir Selatan Cafe Dena Jln Tentara Pelajar Carocok Painan. Kami telah melakukan beberapa persiapan, diantaranya melakukan Pendataan terhadap Sanggar Sanggar yang ada.
Diantara Sanggar yang telah terdata : Sanggar Seni Silek, Sanggar Seni Tari, Sanggar Seni Rabab/Biola, Sanggar Seni Rupa, Sanggar Seni Suara, Sanggar Seni Rebana, dan Sanggar Seni lainnya, termasuk Sanggar Seni yang ada di tiap tiap sekolah dan Kampus.
Berdasarkan konsultasi LAKAM DPD Pessel dengan Bidang Budaya Kabupaten Pesisir Selatan, secara prinsip kami sangat mendukung terbentuknya Asosiasi Sanggar Seni dan Budaya Pessel ini, bahkan akan kami jadikan Asosiasi Sanggar ini sebagai Mitra kami.
Ketua LAKAM DPD Pessel dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes sangat menyambut baik upaya dari seluruh Sanggar untuk membentuk Asosiasi Sanggar Seni dan Budaya ini, kami siap untuk memfasilitasinya dan siap berjuang bersama untuk mencari pendanaan terhadap program Sanggar masing-masing.
“Hal tersebut sesuai dengan Visi, Misi, dan Program LAKAM DPD Pessel untuk melestarikan Budaya dan Adat Minangkabau di setiap Nagari di seluruh Kabupaten Pesisir Selatan ini, bahkan LAKAM DPD Pesisir Selatan punya Divisi Seni dan Budaya Minangkabau yang akan menaunginya nanti”, ujar Ketua dr H Misri, Minggu (15/02/2026).
Ketua Inisiator Asosiasi Sanggar Seni dan Budaya Pessel Fadris,CPLA menghimbau seluruh Sangar yang berada di Seluruh Pesisir Selatan agar bisa bergabung pada Asosiasi Sanggar ini, baik Sanggar di Sekolah maupun Sanggar di Nagari, bagi yang minat bisa menghubungi Hp/WA : 082384440966.***(Red)

