
Painan: Asisten I Setda Pesisir Selatan (Pessel) dr Syahrizal Antoni yang mewakili Bupati Pesisir Selatan mendukung penuh keberadaan LAKAM DPD Pesisir Selatan, saat membuka Seminar Mediator, Minggu (04/01/2026).
Seminar Mediator diselenggarakan oleh Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) DPD Pesisir Selatan, dihadiri lebih 60 peserta yang berasal dari Kota Padang, utusan perwakilan LAKAM Kecamatan se-Kabupaten Pessel mulai dari Tarusan sampai Tapan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan (Bundo Kanduang) dan Tokoh Pemuda.

Acara Seminar diawali dengan Penyambutan Tamu Undangan dengan Tari Persembahan dari Sanggar Seni Silek Batu Ampa Laban Salido, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Pembacaan ayat suci Al-quran, Doa.

Selanjutnya Laporan Panitia oleh Ketua LAKAM DPD Pessel dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes, Kata Sambutan Ketum DPP LAKAM Adv. Azwar Siri,SH.,Med dan Arahan sekaligus membuka Seminar secara resmi oleh Asisten I Setda mewakili Bupati Pessel.
Acara puncak Seminar Mediator sebagai Narasumber adalah Adv. Azwar Siri,SH.,Med Ketum DPP LAKAM, sebagai Moderator oleh Kasril,SH, dan Notulen Seminar Ir Febrianes,MT.

Arahan Asisten I Setda dr Syahrizal Antoni saat membuka Seminar bahwa LAKAM sangat diperlukan sebagai Mediator terutama pada Nagari-Nagari, karena itu saya minta agar semua Wali Nagari di Pesisir Selatan bisa menjadi Mediator dan juru damai di Nagarinya masing masing.
“Wali Nagari harus mengambil peran di LAKAM Nagari Nantinya, karena LAKAM Nagari merupakan ujung tombak Advokasi, Edukasi, dan Mediasi sesuai fungsi dan peran utama LAKAM itu sendiri, persoalan Kebudayaan dan Adat lebih banyak di Nagari”, ujar Asisten dr Syahrizal Antoni.(Red)

