Konflik Pengelolaan Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH Makan Korban

Ekonomi Hukum Kesehatan Lingkungan Peristiwa Uncategorized
Konflik Pengelolaan Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH Makan Korban (Dok. Ist)

Bengkalis: Konflik pengelolaan lahan perkebunan kelapa sawit berujung bentrokan antarwarga dan memakan korban di Kabupaten Bengkalis, Riau. Masing-masing kelompok tersulut emosi sehingga terjadi bentrok fisik.

Dua orang pekerja PT Palma Agung Betuah (PAB) menjadi korban dan mengalami luka berat setelah terlibat bentrokan dengan kelompok yang diduga eks karyawan PT Sinar Inti Sawit (SIS), Senin (22/12/2025) pagi. Bentrokan terjadi di area perkebunan kelapa sawit eks PT SIS seluas sekitar 700 hektare yang kini dikelola PT PAB melalui skema kerja sama operasi (KSO) dengan PT Agrinas Palma Nusantara (APN).

Konflik dipicu saat puluhan pekerja PT PAB hendak memasuki areal tersebut. Di lokasi kejadian, puluhan orang itu dihentikan dan dilarang masuk oleh sekelompok orang yang diduga merupakan eks karyawan PT SIS. Larangan tersebut memicu adu mulut yang berlangsung cukup panas.

Situasi semakin tak terkendali karena di lokasi tidak terdapat perwakilan manajemen dari kedua perusahaan. Perdebatan akhirnya berubah menjadi bentrokan fisik antara kedua kelompok.

Mendapat informasi itu, aparat kepolisian dari Polsek Mandau bersama personel TNI langsung turun ke lokasi untuk melerai dan membubarkan massa guna mencegah konflik meluas.

Akibat bentrokan tersebut, dua pekerja PT PAB mengalami luka berat. Agustinus (44), warga Pekanbaru, menderita luka sobek di kepala serta empat jari tangan putus. Sementara Zeri Lahugu (42), warga Muara Fajar Pekanbaru, mengalami luka tusuk di bagian pinggang kanan. Keduanya kini dirawat intensif di RS Permata Hati.

Selain itu, ada 11 unit kendaraan yang digunakan pekerja PT PAB rusak berat akibat bentrokan dan masih berada di lokasi kejadian. Kepala Dusun Muda, Desa Pamesi, Wahidin membeberkan kejadian itu. Dia memastikan bahwa orang yang bentrok bukan warga Dusun Muda. “Benar. Kejadiannya tadi pagi. Namun, yang bentrok bukan warga kami. Ada korban tadi dua orang, kendaraan juga banyak rusak,” terang Wahidin.***(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *