
Jakarta: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana angkat bicara terkait dengan pengadaan sejumlah barang seperti kaos kaki, laptop, dan alat makan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi sorotan publik.
Dadan menegaskan bahwa pengadaan barang-barang tersebut memang ada sebagai bagian dari kebutuhan operasional MBG, tapi jumlahnya tidak sebesar yang ramai diberitakan, dikutip (17/4/2026)
“Pengadaan itu ada, tetapi tidak sebanyak yang disebutkan. Misalnya laptop 32.000 unit dan alat makan senilai Rp4 triliun sama sekali tidak benar,” kata Dadan dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Dia menegaskan, pengadaan kaos kaki, laptop dan alat makan dilakukan sesuai kebutuhan riil di lapangan dan tidak dalam jumlah fantastis seperti yang beredar. Dadan menyampaikan, sepanjang 2025, pengadaan laptop di lingkungan BGN hanya dilakukan sebanyak 5.000 unit.
“Pengadaan laptop bukan 32.000 unit seperti yang beredar, tetapi hanya sekitar 5.000 unit sepanjang 2025,” ujarnya. Selain itu, terkait pengadaan alat makan hanya dilakukan untuk 315 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)***(Red)

