
Pekanbaru: Berdasarkan pemantauan Organisasi Rakyat Indonesia melalui DPD Riau & DPC Pekanbaru selama 3 hari belakangan ini (Minggu, Senin & Selasa) dimana telah terjadi penurunan kualitas udara dengan kategori tidak Sehat, sangat tidak sehat, & berbahaya.
Maka Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Rakyat Indonesia (DPD ORI) Riau dan Dewan Pimpinan Cabang ORI Pekanbaru mengadakan kegiatan bersama, yaitu Gerakan Membagikan Masker Bersama di Kota Pekanbaru. Demikian informasi dari staf Ahli DPD ORI dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes, Selasa (25/08/2026) saat diwawancara awak media.
Gerakan membagikan masker gratis ini akan dilaksanakan di sekitar jalan Sudirman Pekanbaru di sejumlah titik, dimulai Jam 09.00 wib hingga selesai. Berdasarkan informasi, bahwa telah terjadi 491 hotspot (titik api) di sejumlah wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Riau (data 23-25 Agustus 2026).
Rincian titik api (hotspot) yang terjadi diantaranya : Pelalawan (239 hotspot), Indragiri Hilir (166 hotspot), Bengkalis (30 hotspot), Indragiri Hulu (12 hotspot), Rokan Hulu (12 hotspot), Kampar (9 hotspot), Rokan Hilir (8 hotspot), Siak (7 hotspot), Kuantan Singingi (4 hotspot), dan Dumai (3 hotspot).
Erick Suryadi Ketua ORI DPD Riau menjelaskan tujuan gerakan membagikan masker ini adalah untuk mengurangi resiko atau dampak buruk dari asap terhadap orang yang sedang melintas di jalanan, terutama pengguna kendaraan yang beroda dua (sepeda motor), termasuk yang berprofesi sebagai Gojek, Graps, dan Maxim.
Buyung Achmad,SH.,MH ketua DPC ORI Pekanbaru menjelaskan bahwa gerakan ini dilaksanakan, sebagai bukti ORI sangat peduli dengan masyarakat, terutama Peduli kesehatan, Peduli lingkungan dan peka terhadap persoalan masyarakat.(Red/bhs)

