Pertemuan Pengurus DPC ORI Pekanbaru: Bahas Orientasi Arah dan Kebijakan

Ekonomi Hukum Kesehatan Lingkungan Pendidikan Uncategorized
Pertemuan Pengurus DPC ORI Pekanbaru: Bahas Orientasi Arah dan Kebijakan (Dok. Red)

Pekanbaru: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Kota Pekanbaru mengadakan pertemuan perdana untuk membahas Orientasi, arah, & kebijakan DPC ORI Kota Pekanbaru 2026 – 2031, bertempat di kantornya Jln Sekuntum Raya Pekanbaru, Minggu (09/08/2026).

Pertemuan dipimpin oleh ketua DPC ORI Pekanbaru Buyung Achmad,SH.,MH yang dihadiri oleh ketua DPD ORI Riau Erick Suryadi R,A.md.,AAIJ, Dewan Pembina, Dewan Penasehat, seluruh unsur pimpinan dan belasan ketua bidang bidang.

Rapat dibuka oleh sekretaris DPC ORI Pekanbaru Aidil Fitsen,SH, selanjutnya pengarahan oleh Buyung Achmad selaku ketua DPC, Erick Suryadi selaku ketua DPD, dan Misri Hasanto selaku ketua Dewan Pembina DPC sekaligus sebagai staf ahli DPD ORI.

Berdasarkan pantauan media, rapat berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Rapat menghasilkan ide ide yang cemerlang untuk kemajuan ORI di Riau, khususnya di kota Pekanbaru. Menurut dr H Misri penyusunan program DPC ORI Pekanbaru harus berpedoman dengan arah dan kebijakan DPP & DPD ORI Riau.

Lebih lanjut Misri menjelaskan bahwa program dapat dibagi atas program jangka pendek (2026 – 2027), jangka menengah (2027 – 2028), dan jangka panjang (2029 – 2031). Untuk memulai program program tersebut harus diawali dengan menyusun rencana program kerja. Rencana kerja harus diawali dengan konsolidasi & penguatan struktur pengurus ORI, ujar dr Misri.

Setelah seluruh pengurus solid, maka bisa diprogramkan sekolah (Diklat) kader ORI yang akan mencetak kader ORI berideologi, berwawasan kebangsaan, & berkepemimpinan yang berjuang untuk kepentingan rakyat.

“Program bidang advokasi, anti korupsi, sosial, ekonomi kerakyatan, kepemudaan & Perempuan, media, politik , dan Satgas merupakan program prioritas jangka pendek (2026 – 2027) ORI kota Pekanbaru, hal ini sejalan dengan arah kebijakan & program prioritas DPP ORI,” ungkap Misri.

Diantara peserta rapat yang hadir tampak : Buyung Achmad, Erick Suryadi, Aidil Fitsen, Misri Hasanto, Baikal, Mazwuar, Erni, Fitrianis, Aifila Fitri, Zuliana Wati, Suriadi, Afdal, A Yani, Azmi Azis, Salwa Nabila, Arfan Suher, dan Shalikin. Seluruh peserta rapat sepakat untuk membesarkan ORI melalui program nyata untuk masyarakat, dengan harapan pembentukan pengurus hingga sampai ke tingkat komisariat (Desa/Kelurahan).

Pada sesi diskusi dan tanya jawab, muncul wacana untuk membuat kegiatan pro rakyat, diantaranya : Sunat massal gratis, Medical Check Up Gratis, Konsultasi kesehatan gratis, pengobatan gratis, Gerai sembako murah, dan membentuk Asosiasi Sanggar Seni Budaya Nusantara.

Khusus untuk Konsultasi kesehatan Gratis akan berlaku secara Nasional, karena konsultasinya secara online (WAG), bahkan dapat diakses sampai ke luar negeri. Program Medical Check up gratis berlaku untuk provinsi Riau, diprioritaskan bagi yang berumur 40 tahun ke atas. 

Program Sunat massal dikhususkan untuk anak anak di kota Pekanbaru, dimana pelaksanaannya sewaktu libur sekolah. Program Sembako murah sasarannya terutama bagi anggota ORI se-Provinsi Riau, seiring dengan pembentukan ORI di tingkat kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Khusus program pembentukan Asosiasi Sanggar Seni Budaya Nusantara (ASSBN) akan menjadi wadah untuk seluruh budaya & seni dari berbagai suku, saat ini telah ada lebih 40 sanggar yang akan bergabung. Menurut dr H Misri membesarkan ORI melalui pendekatan Seni & Budaya sangat ampuh, karena Indonesia ini dilahirkan dan dibangun melalui integrasi seni & budaya Daerah Daerah di seluruh Indonesia.(Red/bhs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *