Tidak Layak Operasi, BGN Hentikan Sementara 1.780 SPPG

Ekonomi Kesehatan Lingkungan Pendidikan Uncategorized
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (Dok. Red)

Jakarta: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan sebanyak 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditangguhkan atau dihentikan sementara (suspend) dalam rangka pengawasan dan perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“SPPG-SPPG yang tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau belum daftar Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), kita hentikan dulu sementara. Ketika sudah daftar SLHS tapi satu bulan belum keluar sertifikatnya, kita hentikan sementara,” ujar dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (23/4/2026) dikutip melalui laman Antara.

Dadan menambahkan pengawasan juga diperkuat oleh inspektorat untuk menangani persoalan yang lebih rinci di lapangan. 

Seluruh mekanisme tersebut terus berjalan dengan target peningkatan kualitas dan efektivitas program sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto pada 2026.

Saat ini terdapat sekitar 1.780 SPPG yang dihentikan sementara dari total 26.800 unit. Namun, angka tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses perbaikan.

“Jadi sangat dinamis, sehingga sekarang ada sekitar 1.780 (SPPG) yang kita hentikan sementara. Mungkin dalam seminggu, dua minggu akan berubah juga angkanya,” terang Dadan.***(Red/BHS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *